LAUT ADALAH KEABADIANKU
Laut adalah keabadianku
Laut tak akan fana atas rizkimu
Dan aku adalah anak buih
Yang akan fana ketika tak ada ombak di lautan
Atau ombak yang bengis menembus
Biduk sekalipun,
Ia adalah rizkiku.
Camar dan angin adalah teman setiaku,
Kail, jala, dan tombak adalah pendamping
Hidupku.
Ketika anak-anak ikan tak dapat kurengkuh
Atau bayai-bayi yang tak makan kail dan jala
Yang kusaji untukmu
Maka kamipun tak makan sesuappun.
Pulau Tunda, Agustus 2014
*Puisi Husaini Bayusegara
Laut tak akan fana atas rizkimu
Dan aku adalah anak buih
Yang akan fana ketika tak ada ombak di lautan
Atau ombak yang bengis menembus
Biduk sekalipun,
Ia adalah rizkiku.
Camar dan angin adalah teman setiaku,
Kail, jala, dan tombak adalah pendamping
Hidupku.
Ketika anak-anak ikan tak dapat kurengkuh
Atau bayai-bayi yang tak makan kail dan jala
Yang kusaji untukmu
Maka kamipun tak makan sesuappun.
Pulau Tunda, Agustus 2014
*Puisi Husaini Bayusegara
Komentar
Posting Komentar